HeIns - Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Ns. Henny Dwi Susanti., MKep. Sp.Kep. Mat., PhD, menyebut, tidak ada perbedaan kandungan dari hasil memasak nasi menggunakan magiccom maupun secara tradsional. Nasi akan berbahaya dikonsumsi apabila didiamkan terlalu lama dalam magiccom, karena adanya proses gelatinisasi.
![]() |
Menurut Henny Dwi Susanti, jika nasi didiamkan terlalu lama di dalam magicom, akan membuat perubahan nilai indeks glikemik pada nasi. “Nasi akan berbahaya apabila didiamkan terlalu lama dalam magiccom, karena adanya proses gelatinisasi. Makanan yang mengandung kadar indeks glikemik yang tinggi dapat memicu penyakit, seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan kanker,” katanya dalam keterangan pers, Minggu (21/5/2023).
Henny —sapaan akrabnya— menambahkan, untuk menikmati nasi dengan kualitas terbaik dan aman, masyarakat hendaknya langsung mengonsumsinya tepat setelah matang. Tidak dianjurkan membiarkan nasi terlalu lama di dalam magiccom, apalagi dihangatkan berkali-kali. “Tidak ada batasan maksimum untuk mendiamkan nasi dalam magiccom. Tapi lebih baik segera dikonsumsi namun dengan catatan menunggu nasi sampai dingin terlebih dahulu. Sebab, nasi yang dingin mengandung kadar gula yang lebih rendah daripada nasi yang masih panas, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi tubuh,” tegasnya.
Selain memiliki nilai indeks glikemik yang cukup tinggi, nasi juga mengandung kurang lebih 90% karbohidrat, 8% protein, dan 2% lemak. Namun, nasi termasuk salah satu makanan yang rendah serat dan memiliki kandungan asam omega 6. Karbohidrat dalam nasi terdiri dari pati dan gula. Dua unsur itu yang menjadi salah satu alasan mengapa penderita diabetes disarankan untuk menghindari nasi putih.
Dosen Ilmu Keperawatan UMM ini juga berpesan untuk mengurangi konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat, seperti nasi dan roti, karena adanya bahaya penyakit yang menganc
Nasi jadi racun karena lebih dari enam jam di rice cooker hoaks
Dikutip dari halaman kompas.com. Ketua Junior Doctors Network (JDN) Indonesia, dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, SpPD(K), turut angkat bicara. Ia menyebut banyak informasi hoaks yang beredar seputar nasi dan rice cooker.
"Banyak hoaksnya deh. Pertama, kalau nasi dipanaskan lama dan rice cooker-nya bagus, utuh, bersih, dan suhunya stabil, ya tidak masalah untuk dikonsumsi," jelasnya.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa nasi panas atau dingin bisa menyebabkan diabetes.
"Tidak serta-merta nasi hangat atau dingin bikin diabetes. Yang bikin itu karena pankreasnya kelelahan, bisa jadi karena dihajar nasi dalam porsi besar bertahun-tahun tanpa disertai olahraga," tegasnya.
TABLOIDJAWATIMUR.COM

0 Comments:
Post a Comment